tabung gas elpiji illegal

HATI-HATI…!!! ADA TABUNG GAS ELPIJI ILEGAL

Sepertinya, permasalahan seputar tabung gas elpiji tak ada habisnya. Setelah pemberitaan tentang bahaya gas elpiji (meledak),kini ada berita terbaru seputar tabung gas elpiji yang cukup meresahkan masyarakat,yaitu tabung gas elpiji illegal alias palsu. Tabung gas elpiji ini dikatakan illegal atau palsu,karena pemilik pabrik tidak mengantongi izin dari PERTAMINA dan tabung-tabung ini belum lolos uji kelayakan.. waahh..serem juga ya..

Target pemasaran tabung gas elpiji illegal ini adalah wilayah pulau jawa bagian timur dan pulau sumatera. Jadi, demi keselamatan anda dan keluarga (khususnya yang berada di daerah target pemasaran mereka),anda harus lebih berhati-hati ketika mau membeli tabung gas elpiji. Perhatikan tabung yang akan anda beli,jangan asal ambil. Perhatikan di bagian pengelasan leher tabung,jika kelihatan tidak baik atau meragukan,lebih baik jangan diambil. Hal yang harus anda lakukan sebelum anda menggunakan tabung gas elpiji itu (jika masih ragu dengan keamanannya), anda bisa mengolesi bagian leher tabung (khususnya bagian sambungan atau yang di las) dengan sabun. Jika ada gelembung-gelembung udara,berarti tabung anda bocor,lebih baik jangan digunakan.

Tetaplah waspada dan berhati-hati..!

Berita tentang tabung gas elpiji illegal ini, mulai ramai diberitakan di berbagai media massa (cetak dan elektronik). Salah satunya seperti yang saya copas dari sindonews.com.

Berikut cuplikannya.

Sebanyak 8.000 tabung gas elpiji ilegal disita anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Subdit Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling).

"Sebanyak kurang lebih 8000 buah tabung gas yang diduga ilegal disita kepolisian," kata Kabid Humas Polda Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/11/2012).

Kasus ini berawal pada Oktober 2012, dimana pihak kepolisian menerima laporan adanya sebuah pabrik di kawasan industri Pulo Gadung yang memproduksi tabung gas.

Dalam memproduksi tabung gas, pabrik bernama PT. BKSI ini, diketahui tidak memiliki izin distribusi maupun lolos uji kelayakan dari PT. Pertamina.

"Setelah mendapatkan informasi, kemudian diselidiki. Setelah melakukan sejumlah penyelidikan, maka 2 November 2012, petugas langsung melakukan penggeledahan dan didapati dua buah truk yang sudah siap mengirim ribuan tabung gas ke daerah Jawa Timur," jelas Rikwanto.

Polisi sendiri mendapati ribuan tabung gas ukuran 3 kilogram yang masih kosong, dan diantaranya belum lolos uji kelayakan.

Sementara itu, Kanit 4 Subdit III/Sumdaling Ditreskrimsus Kompol Ferdy mengatakan, tidak jauh dari pabrik, petugas juga menyita sebanyak 994 buah tabung gas siap kirim, yang akan dikirim ke Jawa Timur.

"994 tabung tersebut terdiri dari 921 buah tabung gas 3 Kg, dan 73 buah tabung gas 50 Kg yang siap berangkat menuju Jawa Timur dengan diangkut 2 truk besar," ujar Ferdy.

994 tabung gas itu juga diketahui belum melalui tes uji kelayakan di PT. Pertamina. "Tabung-tabung tersebut belum siap, dan belum tes uji kelayakan tapi sudah mau dipasarkan di daerah Jawa Timur," ucap Ferdy.

Petugas sendiri sudah memeriksa 12 saksi. Diantaranya merupakan karyawan pabrik dan sopir truk. "Sedang diselidiki siapa pemilik pabrik. Lalu siapa yang memerintahkan untuk mendistribusikan, padahal tabung gas tersebut belum uji kelayakan dan siapa juga yang memesan" kata Ferdy.

Tidak hanya ke daerah di Pulau Jawa, pabrik ini juga diketahui kerap mendistribusikan tabung gas ilegal itu ke daerah Sumatera. Petugas juga sudah memberi police line, dan mengamankan dua unit truk yang siap berangkat.

Untuk selanjutnya, petugas juga akan meminta keterangan petugas dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan pihak PT. Pertamina.

Sedangkan pemilik pabrik akan diancam Pasal 62 ayat 1 No. 8 Tahun 1999 kemudian pasal 8 ayat 1 huruf a UU RI No. 8 Tahun 1999 dan pasal 9 ayat 1 huruf C dan D tentang perlindungan konsumen. "Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp2 miliar," tukas Ferdy.

Hadeuhh..ada-ada aza cara orang mencari rezeki,sampai-sampai berani mengorbankan keselamatan orang lain..ckckck..


Comments:
Name
Email
Comment
 
Note : Your email will not be shared or viewed.

asep
14-11-2012
Wah bahaya tuh,,,di buatnya dari bekas kaleng krupuk kali ya,,
Admin
model dan bahan,sama persis dengan yang asli.
bedanya,produsen tabung ini tidak memiliki izin produksi,distribusi,dan belum lolos uji. jadi,kualitasnya masih amat sangat meragukan,karena belum lolos uji dan tidak layak pakai.


[1]


Copyright 2011 royciesta.com
royciesta.com | Privacy Policy And Disclaimer | Contact Us | Sitemap